Minggu, 24 April 2022

ADPU4442 Sistem Informasi Manajemen

 1. Mengapa penting untuk memahami sistem informasi manajemen?

2. Instrument apa saja yang dapat digunakan dalam mengukur kualitas Sistem Informasi dan mengapa instrument tersebut yang digunakan?
JAWABAN :
1. Sistem informasi manajemen merupakan unsur pentingdalam mendukung pelaksanaan. dalam pengembangan sebuah organisasi karena keseluruhan dari fungi manajerial dilaksanakan melalui pengambilan keputusan. Melalui sistem informasi ini akan dikenal konsep organisasi, fungsi manajerial, dan ruang lingkup fungsi sistem informasi.
Pentingnya memahami sistem informasi manajemen ini tidak jauh dari peranan sistem manajemen informasi manajemen tersebut dalam mendukung pelaksanaan fungsi manajemen dalam organisasi. Keseluruhan fungsi manajerial yakni tidak jauh dari dilaksanakannya pengambilan keputusan, dimana pengambilan keputusan merupakan inti dari kegiatan manajemen dan menjadi fungsi utama dari pimpinan organisasi.Sebab sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang terdiri atas sekumpulan orang, prosedur, mesin, databas dan model data, sebagai elemen-elemennya, bahwa sistem ini berfungsi mengumpulkan berbagai data, baik yang berasal dari dalam maupun luar organisasi, kemudian mengolah data tersebut dan menyediakan "informasi manajemen" untuk membantu para manajer dalam proses pengambilan keputusan. Sistem informasi manajemen merupakan unsur penting dalam mendukung pelaksanaan dalam pengembanan sebuah organisasi karena keseluruhan dari fungsi manajerial dilaksanakan melalui pengambilan keputusan. Sistem informasi manajemen merupakan suatu konsep yang bersifat interdisipliner dan melibatkan berbagai disiplin ilmu seperti akuntasi, manajemen, ilmu komputer, riset operasi, ilmu perilaku, dan sebagainya.
2. Instrumen yang digunakan dalam mengukur kualitas sistem,yaitu :
a. Sistem yang terintegrasi (integrated system)
Merupakan sistem yang terintegrasi sebagai suatu sistem pengolahan data yang terpusat,data tersimpan dalam suatu pusat penyimpanan data dan dapat digunakan oleh oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan.
b. Sistem manusia-mesin yang berbasis komputer
Menegaskan beberapa pekerjaan atau tugas organisasi akan lebih baik bila dikerjakan oleh manusia,sementara tugas yang lainnya akan lebih tepat bila di kerjakan dengan mesin atau teknologi komputer.
c. Menghasilkan atau menyajikan informasi
Untuk menghasilkan dan memperoleh informasi manajemen yang akan digunakan oleh para manajernya dalam pengambilan keputusan.
d. Mendukung fungsi operasi
Adalah dengan memberikan informasi yang dibutuhkan dalam pengoperasian dalam organisasi/perusahaan sehari-hari.
e. Mendukung fungsi manajemen dan pengambilan keputusan
Adalah dengan menghasilkan informasi yang cepat,akurat,dan tepat.Informasi ini akan di gunakan user atau manajemen dalam mengambil keputusan.Manajemen senantiasa membutuhkan informasi yang up-to-date (informasi yang terbaru dan terkini)untuk menghasilkan keputusan yang tepat.
f. Kebutuhan akan sebuah database
merupakan sebagai tempat untuk sekumpulam berkas data terkomputerisasi yang tujuan utamanya adalah untuk memlihara informasi dan membuat informasi tersedia pada saat dibutuhkan.
Dengan menggunakan istrumen ini maka akan semakin mendorong sebuah organisasi / perusahan lebih giat bekerja dengan sistim yang baik, dan merupakan sumber pengetahuan baru bagi organsasi/ perusahan daam menjalakan visi dan misi dan organisasi yang bermuara pada peningkatan pendapatan baik bagi sebuah perusahan maupun organisasi.
Sumber :
ADPU4442/Sistem Informasi Manajemen

Pengertian Administrasi Secara Umum ADPU 4531 Filsafat Administrasi.

 

 

Setelah mempelajari materi ini, mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar Pengertian, Unsur-unsur Administrasi dan Filsafat Administrasi:

Menjelaskan Pengertian Administrasi.

Menjelaskan titik pusat perhatian administrasi sebagai kegiatan yang baik

Menjelaskan Unsur-unsur Administrasi utama (tiga unsur) dan unsur pelengkapnya (lima unsur) Menjelaskan pemakaian kata “ilmu” dan sifat administrasi.

 

Jawaban soal :

 

Ketika membaca atau mendengar kata “administrasi” (administration), yang ada dalam pikiran kita adalah sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas catat-mencatat. Memang itu tidak salah karena aktivitas tersebut merupakan bagian dari kegiatan administrasi.

Tetapi sebenarnya apa pengertian administrasi itu sendiri, apa tujuan dan fungsi dari kegiatan administrasi tersebut? Di artikel ini, saya akan mengulas secara lengkap terkait administrasi, diantaranya:

·         Penjelasan apa itu administrasi, baik pengertiannya secara umum maupun menurut para ahli.

·         Apa tujuan dan fungsi administrasi bagi sebuah organisasi.

·         Apa saja unsur-unsur dalam kegiatan administrasi.

·         Ciri-ciri dan contoh dari kegiatan administrasi.

Pengertian Administrasi Secara Umum

·         Apa yang dimaksud dengan administrasi? Pengertian administrasi adalah suatu bentuk usaha dan aktivitas yang berhubungan dengan pengaturan kebijakan agar dapat mencapai target/ tujuan organisasi. Jadi, boleh dibilang bahwa administrasi punya peranan yang sangat krusial dalam semua aktivitas sebuah organisasi.

·         Selain itu, pengertian administrasi secara sempit dapat diartikan sebagai bentuk aktivitas yang meliputi catat-mencatat, surat-menyurat, pembukuan sederhana, ketik-mengetik, dan kegiatan lain yang sifatnya teknis ketatausahaan.

Sedangkan pengertian administrasi secara luas adalah semua proses kerjasama antara dua orang atau lebih yang bertujuan untuk mencapai target dengan memanfaatkan sarana dan prasarana tertentu secara berdaya guna dan berhasil guna.

Mengacu pada definisi administrasi tersebut kita dapat mengetahui 3 hal penting berikut ini:

  • Administrasi adalah sebuah seni sekaligus proses. Sebagai seni, administrasi membutuhkan kiat khusus yang sifatnya kondisional dan situasional karena selalu terkait dengan situasi, kondisi, waktu, dan tempat.
  • Dalam administrasi terdapat unsur-unsur tertentu, diantaranya; terdapat dua atau lebih orang di dalamnya, terjadi kerjasama antar orang tersebut yang sifatnya formal dan hirarkis, memiliki tujuan, terdapat tugas, ketersediaan sarana dan prasarana.
  • Administrasi muncul secara bersamaan dengan munculnya peradaban manusia dimana administrasi tersebut untuk mencapai tujuan bersama.

 

 

 

Unsur-Unsur Administrasi

 

Selain memahami pengertian administrasi, ada beberapa unsur penting yang wajib ada di sebuah bidang bisnis. Menurut The Liang Gie, ada 8 unsur yang harus ada:

1. Organisasi

Dalam hal ini, organisasi merupakan tempat di mana kegiatan administrasi dilakukan. Dalam bisnis, orang-orang yang bekerja di dalamnya akan dihimpun mejadi sebuah wadah.

2. Manajemen

Manajemen merupakan alat utama dalam pelaksanaan administrasi. Ada pengatur, penggerak, manajer dan tenaga operasional. Dalam manajemen ini masih dibagi menjadi tiga kelompok; top management, middle management dan lower management (mandor).

3. Komunikasi

Administrasi juga mengatur pola komunikasi antar departemen yang ada di dalam suatu organisasi. Misalnya melalui surat, atau warta.

Sangat penting untuk mengetahui dan memperjelas informasi yang beredar sehingga terjalin komunikasi yang baik antara pihak manajemen, klien, dan administrator itu sendiri.

4. Kepegawaian

Ini berkaitan dengan penggunaan ternaga kerja. Dalam administrasi ada proses yang saling berhubungan, yaitu; penerimaan, penempatan, pendayagunaan dan pemberhentian kerja.

5. Keuangan

Ini berkaitan dengan pembiayaan kontrak kerjasama mulai dari cara memperoleh dana hingga pertanggungjawabannya. Misalnya; administrasi penjualan, pembelian, kontrak atau sewa, serta sumber dana.

6. Perbekalan

Berhubungan dengan pengadaan barang, penyimpanan dan penyingkiran. Pihak administrasi akan menyisir mana barang yang dibutuhkan untuk kegiatan kerja dan mana yang tidak.

7. Tata usaha

Kegiatan tata usaha meliputi aktivitas pencatatan, penyimpanan dan pengiriman dokumen/ data. Unsur tata usaha sangat penting dalam administrasi karena dapat menjadi sumber informasi bagi organisasi dalam mengambil keputusan.

8. Hubungan Masyarakat

Hubungan masyarakat (Public Relation) merupakan suatu usaha dalam menjalin hubungan baik dengan konsumen atau klien. Administrasi akan menciptakan peraturan bagaimana berhubungan dengan masyarakat terutama konsumen.

Ciri-Ciri Administrasi

Administrasi memiliki beberapa karakteristik/ciri-ciri antara lain sebagai berikut:

Di dalam kegiatan Administrasi ada beberapa karakteristik/ ciri-ciri yang mudah dikenali, diantaranya adalah:

1.     Administrasi memiliki tujuan yang jelas.

2.     Di dalam Administrasi terdapat kelompok manusia yang terdiri dari dua orang atau lebih.

3.     Administrasi selalu berhubungan dengan kegiatan kerjasama.

4.     Di dalam Administrasi terdapat usaha atau proses kerja.

5.     Kegiatan di dalam Administrasi selalu terdapat kepemimpinan, bimbingan, dan pengawasan.

 

 

 

Ruang Lingkup dan Fungsi Administrasi Kepegawaian ADPU4430.18

 Menurut pandangan Saudara, bagaimana hubungan Administrasi Kepegawaian dengan manajemen sumber daya manusia? Berikan penjelasan disertai data dukungnya baik dasar hukum maupun teori.


Menurut pendapat saya,
Administrasi kepegawaian di negara kita mengacu pada Undang-Undang nomor 43 tahun 1999 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 8 tahun 1974 tentang pkok kepegawaian. Dalam undang undang tersebut dinyatakan bahwa dalam rangka usaha mencapai tujuan nasional untuk mewujudkan masyarakat yang taat hukum, demokratis, peradaban modern,adil dan bemoral tinggi, diperlukan pegawai negeri yang merupakan unsur aparatur negara yang bertugas sebagai abdi masyrakat yang menyelenggarakan pelayan secara adil dan merata, menjaga persatuan kesatuan bangsa dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Serta diatur juga dalam Undang-Undang Dasar nomor 15 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara.
Istilah administrasi kepegawaian di Indonesia, ada kecenderungan menggunakan istilah manajemen kepegawaian (personnel management) baik dalam bidang pemerintahan maupun bisnis.
A. Menurut lawrence A.Appley 1988, manajemen dan administrasi kepegawaian tidak dapat dibedakan satu sama lain. Administrasi kepegawaian mula-mula menjadi bagian dari manajemen dan penelitian hasil kerja. Pada sisi lain, manajemen yang baik berarti memperoleh hasil yang efektif melalui orang-orang.

B. Moekijat mengatakan administrasi kepegawaian juga dapat ditentukan sebagai berikut (1967:143-142)
1. Keseluruhan uraian yang berhubungan dengan sumber daya manusia dalam organisasi
2. Segenap proses penggunaan tenaga manusia sejak penerimaan hingga pemberhentian.
3. Segenap aktivitas yang berhubungan dengan masalah penggunaan tenaga kerja salam suatu usaha kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.
4. Administrasi kepegawaian salah administrasi yang berhubungan dengan segala persoalan pegawai.

C. Glen o stahl (1986) merumuskan administrasi kepegawaian sebagai keseluruhan yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari organisasi.

Dari ketiga pendapat para ahli diatas, dapat kita simpulkan bahwa administrasi kepegawaian adalah bagian dari manajemen yang meliputi aktivitas employment, ujian, penempatan, penentuan upah, penilaian hasil kerja dari orang-orang (pegawai) sebagai sumber daya manusia dalam organisasi untuk mencapai tujuan tertentu.

BMP :Modul administrasi kepegawaian ADPU4430(edisi 3)

Perbandingan administrasi negara ADPU4510.13

 Pastikan Anda telah mempelajari modul 1 BMP ADPU4510, materi inisiasi 1, materi pendukung lainnya sebelum anda berpartisipasi pada Diskusi 1.

Pertanyaan Diskusi 1

  1. Menurut Saudara seberapa penting perbandingan administrasi negara dalam  lingkungan pemerintahan Indonesia saat ini, berikan alasannya!
  1. Jelaskan yang Saudara ketahui mengenai permasalahan dalam perbandingan administrasi negara!

Baca dengan seksama pertanyaan pada Diskusi 1 kemudian berikan jawaban anda yang didasarkan pada analisis anda berdasarkan materi yang telah disampaikan.

Hindari meng-copy artikel pada internet untuk menjawab Diskusi 1 sebab kami akan memberikan nilai 0 (NOL)  atas jawaban yang merupakan plagiasi (imitasi penuh) disinyalir meng-copy pendapat yang bersumber dari artikel pada dari internet. Artikel yang ada (yang bersumber dari internet atau sumber lainnya) dipergunakan sebagai bentuk referensi dalam membangun argumentasi Anda pada saat menjawab Diskusi 1 dapat dicantumkan sesuai dengan kaidah sitasi referensi pada jawaban diskusi oleh Bapak/Ibu/Rekan-rekan semua.

Kategori jawaban dengan skor maksimal adalah jawaban dengan menggunakan bahasa sendiri yang merupakan hasil analisis dari sumber BMP ADPU4510, materi pendukung atau artikel ilmiah yang tersedia.


Jawaban tugas di atas adalah sebagai berikut:


Jawaban soal nomor 1:

Terhadap pertanyaan ini Nimrod Rapahaeli memberikan jawaban ada beberapa tujuan dari dilaksanakannya perbandingan administrasi Negara, antara lain : (1) Memperoleh pengetahuan tentang ciri khas dari suatu sistem administrasi yang ada di suatu masyarakat yang ada di dunia ini, dengan mengetahui ciri khas dari masing-masing administrasi maka dapatlah diketahui perbedaan yang cukup menonjol di antara masing-masing sistem administrasi Negara.  (2) Mengungkapkan faktor-faktor yang dapat menyebabkan sistem administrasi tertentu dapat berhasil dengan baik pada suatu negara atau suatu masa tertentu tetapi ternyata gagal waktu ditrapkan di Negara atau masa yang lain. Hal ini menunjukkan adanya ciri yang berbeda yang ada di dalam suatu masyarakat sehingga masing-masing dapat memperbaiki dan memanfaatkan yang sesuai dengan tingkat keberhasilannya.  (3) Menunjukkan berbagai faktor yang bersifat kultural, politik dan sosial maupun yang lain yang dapat ikut berpengaruh terhadap kesuksesan dan/atau kegagalan dari suatu sistem administrasi. Berarti dengan melakukan studi perbandingan betul-betul dapat diketahui berbagai faktor yang ikut berperan dalam membentuk masing-masing administrasi Negara. (4) Menjelaskan mengapa perilaku birokrat dan birokrasi pada berbagai negara dan budaya dapat berbeda satu sama lain. Perbedaan seperti ini hanya dapat ditemukan jika studi perbandingan dilakukan dalam berbagai kerlompok masyarakat Negara. (5) Menetapkan perubahan-perubahan yang perlu diintrodusir dan caranya untuk memperbaiki penyelenggaraan birokrasi. Kebutuhan-kebutuhan yang bersifat praktis pemberian pelayanan kepada masyarakat dan lain sebagainya dapat diperbaiki dan disempurnakan dari hasil studi perbandingan, dan yang terakhir yang tidak kalah pentingnya yaitu (6) Dengan melakukan studi perbandingan maka akan dapat memperoleh pengetahuan yang konseptual bulat tentang administrasi Negara. Hasil dari studi perbandingan dapat digunakan untuk menyusun dan melengkapi kajian-kajian yang bersifat mutakhir bagi ilmu administrasi negara.


Jawaban soal nomor 2: 

Tuntutan lahirnya studi perbandingan dalam administrasi Negara yang didorong oleh kebutuhan para ilmuwan maupun praktisi administrasi Negara ternyata melahirkan permasalahan baru atau menghadapi tiga masalah utama yaitu : tujuan dan sasaran, data, serta metoda.

KONSEP SISTEM EKONOMI ( ISIP4310.55 )

 Secara umum, sistem ekonomi dapat dimaknai sebagai suatu keseluruhan sistem yang tersusun dari sub-sub sistem yang lebih kecil seperti pranata-pranata ekonomi, sosial politik dan ide-ide yang diantara mereka saling berinteraksi untuk menumbuh-kembangkan perekonomian nasional.

Bagaimana dengan SEI?

  1. Apakah kita sudah memiliki sistem ekonomi yang dibangun atas dasar nilai-nilai , tradisi dan filosofi yang barakar dari masyarakat kita?
  2. Menurut Anda SEI yang ada sekarang apakah bisa bersaing dengan Sistem Ekonomi negara lain di tengah pasar bebas saat ini? 

Bagaimana dengan SEI?

 

1.       Apakah kita sudah memiliki sistem ekonomi yang dibangun atas dasar nilai-nilai , tradisi dan filosofi yang barakar dari masyarakat kita?

Menurut saya sistem perekonomian di Indonesia belum bisa dikatakan sesuai dengan atas dasar-dasar nilai-nilai, tradisi dan filosofi  yang ada di masyarakat. Karena belum terciptanya kesejahteraan dan keadilan dalam ekonomi di masyarakat Indonesia.

 

Pembahasan:

 

Sistem ekonomi Indonesia terbangun dari nilai-nilai, tradisi dan filosofi yang terkait dari rasa kekeluargaan. Hal tersebut tidak berbeda dengan pembukaan Udang-Undang Dasar 1945 yang didalamnya muncul asas kekeluargaan yang secara tersirat. Dalam hal ini subtansi yang paling penting adalah adanya kebersamaan, keadilan, persamaan atas hak-hak, gotong royong.

 

Sistem ekonomi adalah suatu aturan dan tata cara untuk mengatur perilaku masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi untuk meraih suatu tujuan. Di setiap negara memiliki sistem ekonomi yang dipengaruhi oleh ideologi bangsa dan sifat jati diri bangsa tersebut.

 

2.       Menurut Anda SEI yang ada sekarang apakah bisa bersaing dengan Sistem Ekonomi negara lain di tengah pasar bebas saat ini?

Indonesia adalah salah satu negara pencetus utama berdirinya Association of South East Asia Nations (ASEAN). Pada awalnya, ASEAN hanya beranggotakan lima negara; yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Berdasarkan Global Competitiveness Index tahun 2014 yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF), Indonesia berada di peringkat 34 dari 144 negara di dunia. Masih di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand .

 

Melihat fakta dari data tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa kita sebetulnya tidak cukup siap bersaing dalam menghadapi pasar tunggal ASEAN tersebut. 255 juta jiwa penduduk Indonesia hanya akan menjadi konsumen bagi negara-negara lain jika hal ini tidak dijawab dan direspons dengan baik. Hal itu karena yang terjadi dalam MEA sesungguhnya adalah competitiveness (persaingan). Persaingan dalam menghasilkan suatu produk yang dapat dijual atau dikonsumsi oleh masyarakat ASEAN. Siapa yang mampu bersaing, maka dialah yang mendapatkan banyak nilai manfaat dari MEA tersebut. Faktanya, Indonesia berada di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Selasa, 30 November 2021

ADBI4130 Pengantar Ilmu Administrasi Niaga - Diskusi 7

 Strategi pemasaran produk mencakup segmentasi, targeting, positioning, dan marketing mix. Marketing mix sering pula disebut sebagai bauran pemasaran. Bauran pemasaran ini meliputi product, price, place dan promotion.

  1. Segmentasi
Segmentasi pasar adalah  proses pembagian pasar ke dalam subset pelanggan dengan kebutuhan yang sama dan mempunyai ciri – ciri yang dapat diarahkan atas tanggapan mereka sehingga dapat dilakukan cara – cara yang sama bagi produk tertentu yang ditawarkan termasuk program pemasarannya.
  1. Targeting
Target pasar adalah pasar yang hendak dilayani dalam menjual barang atau jasa, berdasarkan segmen yang telah ditetapkan . usaha usaha pemasaran selalu ditargetkan pada target pasar tertentu, yang merupakan kelompok individual atau organisasi yang memiliki karakteristik yang sama yang mungkin akan membeli produk tertentu.
  1. Positioning
Sedangkan arti dari positioning adalah melakukan tindakan mendisain penawaran serta citra perusahaan sehingga target perusahaan dapat mengetahui serta menilai kedudukan perusahaan disbanding pesaingnya.
  1. D.    Marketing mix ( 4P )
Marketing mix atau bauran pemasaran merupakan alat yang dapat dipergunakan oleh pengusaha untuk mempengaruhi konsumennya. Marketing mix juga lebih akrab dikenal sebagai 4P dalam pemasaran yaitu product, price, place, dan promotion.
1.      Product
Orang memenuhi kebutuhan dan keinginannya dengan barang dan jasa. Kita akan menggunakan istilah produk untuk mencakup keduanya.
2.      Price
a.       Pengertian price ( harga )
Harga merupakan satu – satunya unsur marketing mix yang meghasilkan penerimaan penjualan, sedangkan unsur lainnya hanya merupakan unsur biaya saja
b.      Faktor yang mempengaruhi penetapan harga
  • Secara langsung, adalah harga bahan baku, biaya produksi, biaya pemasaran, adanya peraturan pemerintah dan factor lainnya.
  • Secara tidak langsung, adalah harga produk sejenis yang dijual oleh para pesaing, pengaruh harga terhadap hubungan antara produk substansi dan produk komplementer, serta potongan untuk para penyalur dan konsumen.[9]
c.       Tujuan penetapan harga
Tujuan perusahaan merupakan dasar atau pedoman bagi perusahaan dalam menjalankan kegiatan pemasaran, termasuk kebijakan penetapan harga.

3.      Place ( Tempat atau Distribusi )
Perusahaan haruslah menyebarkan barang – barangnya ke tempat konsumen itu berada. Hal ini merupakan tugas untuk mendistribusikan barangnya kepada konsumen.

4.      Promotion
Kiat bauran pemasaran ke empat yaitu promosi yang didefinisikan sebagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan produknya pada pasar sasaran.

Dalam manajemen marketing kita mengenal adanya marketing mix (bauran pemasaran). Usaha manajemen suatu organisasi marketing untuk mencapai titik yang dituju yaitu pasar, yang harus dilakukan adalah dengan cara mengkombinasikan dan memobilisasikan sumber-sumber intern dan ekstern dengan menyesuaikan pada kendala unsur lingkungan dalam merumuskan suatu kegiatan marketing.
Marketing Mix merupakan kombinasi dari 4 (empat) variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan yang meliputi product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi).

5 konsep yang dijadikan sebagai pedoman organisasi untuk melakukan kegiatan pemasaran yaitu:
1. Konsep Produksi; Menegaskan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah.
2. Konsep Produk; Konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan ciri paling bermutu, berkinerja dan inovatif.
3. Konsep Penjualan; Perusahaan berkeyakinan untuk mengasumsikan bahwa perusahaan memiliki alat penjualan dan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian.
4. Konsep Pemasaran; Menurut Theodore Levitt dalam Philip Kotler (2000:22), bahwa manajemen pemasaran, menggambarkan pemikiran yang kontras antara konsep penjualan dan konsep pemasaran.
5. Konsep Pemasaran Holistik; Pemasaran holistik didasarkan pada pengembangan,perencanaan dan implementasi program pemasaran, proses pemasaran, serta kegiatan-kegiatan pemasaran yang mengakui keluasan dan interpendensinya.

Referensi:
1. BMP-ADBI 4130-Pengantar Ilmu Administrasi Niaga. Eko Widodo dan Rosdiana Sijabat. Edisi 1
2. Kotler, Philip. (200). Manajemen Pemasaran Edisi Milenium Edisi Milenium. Prenhallindo. Jakarta.
3. Martiman. (2014). Strategi Pemasaran Barang dan Jasa Perusahaan melalui Media Iklan. Jurnal, Volume 2 Nomor 2 Mei-Juli 2014.

ADBI4130 Pengantar Ilmu Administrasi Niaga - Diskusi 6

 Mengapa Motivasi sangat dibutuhkan dalam menangani sumber daya manusia?


Motivasi sangat dibutuhkan dalam menangani sumber daya manusia, terlebih jika perusahaan bisa memotivasi kepada karyawannya, maka hal tersebut akan dapat meningkatkan produktivitas karyawannya. Dengan meningkatnya produktivitas karyawan, maka perusahaan akan dapat beroperasi dengan libih efesien yang alkhirnya akan dapat meningkatkan keuntungan yang bisa diraih. Motivasi kerja sangat terkait dengan kepuasan kerja, maka mereka akan lebih mudah termotivasi untuk meningkatkan prestasi kerja.
Beberapa metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kepuasan kerja adalah pemberian kompensasi yang memadai, keamanan kerja, jadwal kerja yang fleksibel, program keterlibatan karyawan dalam pengambilan keputusan perusahaan, dll.
Motivasi sangat dibutuhkan dalam menangani sumber daya manusia karena kemampuan dan motivasi kerjamerupakan faktor yang mencerminkan sikap dan karakter seseorang dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, jadi variabel paling penting dalam menerangkan kinerja seseorang yakni memiliki motivasi dan kemampuan agar dapat menncapati tujuan & kinerja individual / perusahaan menjadi lebih baik.


Jadi, motivasi merupakan suatu kebutuhan di dalam usaha untuk mencapai tujuan organisasi. Apabila motivasi dan kemampuannya rendah akan menyebabkan timbulnya kinerja yang rendah secara menyeluruh. Karenanya motivasi merupakan faktor-faktor yang ada dalam diri seseorang yang menggerakkan dan mengarahkan perilakunya untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu.
Motivasi kerja adalah suatu proses dimana kebutuhan-kebutuhan mendorong seseorang untuk melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah ke tercapainya tujuan. Jika tercapai,akan mendapat kepuasan.
sangat penting sekali untuk meningkatkan kinerja karyawan-karyawannya.

Senin, 29 November 2021

ISIP4213-Sistem Politik Indonesia - Diskusi 8

 

Politik Indonesia merupakan pembentukan dan pembagian kekuasaan di Indonesia, sebuah negara hukum yang berbentuk kesatuan dengan pemerintahan berbentuk republik dan sistem pemerintahan presidensial dengan sifat parlementer. Indonesia tidak menganut sistem pemisahan kekuasaan melainkan pembagian kekuasaan.

Jelaskan strategi yang digunakan untuk menuju Lembaga Peradilan yang Independen dari kekuasaan politik! Diskusikan permalahan kita.




Ada 3 (tiga) faktor yang menentukan eksistensialitas independensi peradilan yaitu:
1. Integritas (mentalitas dan kapabilitas) pengadil (hakim).
2. Aspek infrastruktur penyokong komponen pengadil di maksud.
3. Jaminan ketersediaan sistem (kekuasaan yudikatif) yang steril dari segala bentuk intervensi kekuasaan negara lainnya (kekuasaan eksekutif dan kekuasaan legislatif).
Pasca keberlakuan orde reformasi, yakni dengan langkah-langkah strategis seperti penyatuatapan lembaga peradilan di bawah Mahkamah Agung, baik menyangkut teknis yudisial maupun urusan teknis administratif, dan juga berbagai langkah implementasi dari paradigma pemisahan kekuasaan sebagai paradigma kekuasaan yang diusung di era reformasi (antara lain, Jabatan Ketua Mahkamah Agung yang tidak lagi diangkat dan diberhentikan oleh Presiden).


Referensi:
Mario Parakas, 2012. Merajut Independensi Peradilan Dalam Skenario Perbaikan Kesejahteraan Hakim. Online: www.komisiyudisial.go.id

Politik dan Strategi Nasional
Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional. Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional.
Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional.
Penyusunan Politik dan Strategi Nasional
Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut UUD 1945. sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 merupakan “suprastruktur politik”. Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden, DPA, BPK, MA. Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai “infrastruktur politik”, yang mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat, seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group), dan kelompok penekan (pressure group). Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang.
Mekanisme penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politik diatur oleh presiden/mandataris MPR. Sedangkan proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politk dilakukan setelah presiden menerima GBHN.
Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan petunjuk presiden, yang dilaksanakan oleh presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang bersifat pelaksanaan.
Pandangan masyarakat terhadap kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, maupun bidang Hankam akan selalu berkembang karena:
a. Semakin tingginya kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
b. Semakin terbukanya akal dan pikiran untuk memperjuangkan haknya.
c. Semakin meningkatnya kemampuan untuk menentukan pilihan dalam pemenuhan kebutuhan hidup.
d. Semakin meningkatnya kemampuan untuk mengatasi persoalan seiring dengan semakin tingginya tingkat pendidikan yang ditunjang oleh kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
e. Semakin kritis dan terbukanya masyarakat terhadap ide baru

ADBI4443-Perencanaan dan Pengembangan Bisnis - Diskusi 8

 

Rencana bisnis merupakan rencana kerja yang dibuat dengan tujuan membangun bisnis baru atau untuk mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan. Rencana ini biasanya digunakan untuk mencari calon investor guna menyampaikan visi mereka kepada calon investor.

Coba Anda jelaskan masalah-masalah yang sering dijumpai dalam penyusunan sebuah rencana bisnis, lalu diskusikan dengan teman-teman pada forum ini.


Ketika menentukan perencanaan bisnis sebagai alat yang dipergunakan untuk perusahaan, yang terpikir dalam benak pikiran adalah, ”Dari mana memulai?”, pada mulanya akan menemukan kesulitan yang ”luar biasa”, akan tetapi harus memulainya dengan yang gampang dan simpel dahulu dengan menekankan ketelatenan dan keseriusan. Proses penulisan perencanaan bisnis memerlukan informasi yang terperinci hampir pada masing-masing aspek dari bisnis kita yang mencakup industri, produk atau jasa pasar, operasional, personil, dan lain-lain.





Masalah-masalah yang sering dijumpai dalam penyusunan sebuah rencana bisnis adalah sbb:
1. Masalah pribadi sendiri; Dia sendirilah faktor utama yang akan menentukan usaha yang diinginkan.
2. Masalah modal keuangan; Dalam penyusunan sebuah rencana bisnis tidak terlepas dari masalah modal keuangan, sudah diketahui besarnya modal yang diperlukan untuk membuka jenis perusahaan apa.
3. Masalah organisasi perusahaan; Seberapapun perusahaan yang kita susun dan rencanakan tetap mempunyai bentuk (hukum) nya.
4. Masalah kesempatan usaha; Adalah kemungkinan kemungkinan apa yang terbuka dan dapat dimanfaatkan dengan baik.
Ranupandoko(1990) mengemukakan kendala yang sering dijumpai dalam menyusun rencana, yaitu: a. Sulit"menentukan asumsi yang akurat b. Masalah yang dihadapi berubah terus d. Kurang luwes dalam menghadapi perubahan e. Tidak terkuasainya faktor lingkungan
Perencanaan yang efektif adalah perencanaan yang dapat menghasilkan seperangkat rencana yang dapat dipraktekkan atau dilaksanakan sehingga tujuan yang diinginkan akan tercapai (rencana efektif).

Rerefensi:
1. BMP - ADBI4443 - Perencanaan dan Pengembangan Bisnis. Suryanto. Edisi 1

masalah-masalah yang sering dijumpai dalam penyusunan sebuah rencana bisnis :
walaupun telah dibuat rencana, akan tetapi belum tentu suatu rencana itu dapat dilaksanakan sesuai dengan isi dan tujuan rencana. the Liang Gie (opcit) mengemukakan bahwa masalah - masalah yang menggagalkan rencana umumnya adalah :
  1. rencana itu tidak memenuhi ciri - ciri yang diisyaratkan bagi suatu rencana yang baik ( perencanaan tidak cakap )
  2. ketidaktentuan masa depan ( terjadinya perubahan besar dalam situasi ) dengan tanpa kemungkinan untuk mengatasinya.
  3. pelaksana rencana tidak cakap, kurang wewenang atau merosot semangatnya
  4. kurang bimbingan dan kontrol dalam pelaksanaannya, sehingga penyimpangan - penyimpangan yang kecil tidak segera di perbaiki
Ranupandoko ( 1990 ) mengemukakan kendala yang sering dijumpai dalam menyususn rencana yaitu :
  1. sulit menemukan asumsi yang akurat
  2. masalah yang dihadapi berubah terus, pengaruh psikologis pada rencana
  3. kurang luwes dalam menghadapi perubahan
  4. tidak terkuasainya faktor lingkungan
handayaningrat ( 1985 ) mengemukakan rintangan - rintangan dari perencanaan yang efektif yaitu :
  1. jangka waktu yang dipergunakan : waktu yang dipergunakan untuk perencanaan oleh manajer akan menetukan besarnya ketelitian dari perencanaan itu sendiri. banyak waktu yang disediakan dalam perencanaan, menentukan banyaknya hal - hal yang akan diketahui diluar kemampuannya, atau dengan kata lain banyaknya waktu yang disediakan bearti akan diketahui banyaknya keadaan / situasi yang akan datang (forecasting ). yang berarti pula akan lebih mampu melihat kejadian - kejadian yang akan datang. keadaan sekarang merupakan bagian yang menetukan untuk perencanaan untuk waktu yang akan datang. karena kondisi sekarang ini dapat memberikan suatu gambaran untuk keperluan yang akan datang, sekalipun tidak selalu tepat.
  2. kejadian - kejadian yang tidak diramalkan sebelumnya. adalah tidak mungkin untuk mengetahui terlebih dahulu dengan pasti terhadap hal - hal yang akan datang untuk menyusun suatu rencana yang tepat yang dapat dipertanggungjawabkan. oleh karena itu, maka perencanaan didasarkan atas kemampuan dalam keadaan sekarang ini dengan mengusahakan atau dengan memperhitungkan apa yang dapat dicapai dalam waktu yang akan datang. sebab menejer atau perencana dalam kemampuannya untuk melihat kedepan berdasarkan atas perhitungan yang bersifat kualitatif bagi suksesnya suatu perencanaan.
  3. kemampuan mental. perencanaan mendasarkan diri atas kegiatan intelektual ( proses pemikiran ) yaitu suatu proses mengerjakan deretan ide - ide yang abstrak ( angan - angan  ) untuk melihat perubahan - perubahan dari beberapa kemungkinan pengaruh yang dihadapai dalam waktu yang akan datang. salah satu bentuk dari kemampuan mental yang utama dalam perencanaan ialah kemampuan dalam melihat konsep yang merupakan gambaran dari kempuan dan kecakapannya, tanpa melihat kepada efek yang mungkin terjadi. demikian pula kemampuan daya ciptanya juga terbatas karena mungkin dipengaruhi oleh keadaan dirinya sendiri ( emosi, egoistis, tekanan - tekanan, keterangan - keterangan, kesulitan - kesulitan dsb )
  4. kekurangan informasi. perencanaan memerlukan informasi yang cukup. kalau perencanaan tidak cukup informasi perencanaan itu sukar untuk dapat dipertanggungjawabkan. informasi yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif merupakan bagian dari periode waktu dalam perencanaan. periode waktu yang tersedia untuk memperoleh informasi yang cukup sangat terbatas. pengalaman menunjukan tentang bagaimana sukarnya memeperoleh informasi yang cukup untuk suatu perencanaan yang baik dan masuk akal ( rasional ). perencanaan akan kurang baik bilamana disusun dengan suatu informasi yang salah. oleh karena itu perlu diadakan studi dan penelitian ( investigation ) baik data yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif yang berguna bagi perencanaan yang baik.
  5. berbagai rintangan / kesukaran administrasi. perencanaan biasanya dilakukan oleh staf perencana. belum tentu suatu hasil perencanaan disetujui oleh pemimpin. mungkin secara prinsipil dapat disetujui tetapi tidak mau melaksanakannya karena beberapa pemimpin berpendapat bahwa perencanaan itu tidak bermanfaat. sebab perencanaan itu hanya suatu gambaran yang tampaknya tidak menghasilkan apa - apa. kecuali itu waktunya dianggap tidak efisien karena hanya membuat seolah - olah pegawainya itu sibuk padahal tidak menghasilkan apa - apa yang nyata. oleh karena itu lebih baik melihat kepada hal - hal yang telah ada dengan mempertunggi pengatahuan / kecakapannya. dengan demikian lebih banyak menghasilkan perbaikan - perbaikan. disamping itu bahwa perencanaan memerlukan uang dan waktu karena biaya perencanaan itu tidak hanya diperuntukkan bagi orang yang melaksanakan tetapi juga biaya untuk mengumpulkan dan menganalisis data. jelasnya bahwa perencanaan itu memerlukan pembiayaan tanpa pembiayaan perencanaan itu tidak mungkin sempurna.
  6. halangan kejiwaan. halangan psikologis yan gutama adalah bila menejer ( seperti orang pada umumnya ) hanya melihat pada keadaan yang sekarang dan tidak melihat keadaan yang akan datang. biasanya menejer itu menetang terhadap usaha perubahan, seperti pengalaman yang lampau yaitu mempertahankan tradisi yang lama. padahal perencanaan adalah suatu usaha perubahan dimana menejer harus memutuskan. dalam bidang niaga, perencanaan dengan anggaran yang cukup besar untuk pembelian barang - barang / peralatan biasanya ditentang oleh menejer karena dianggap suatu pemborosan. demikian pula pengurusan dan pengawasan anggaran dengan suatu prosedur yang telah ditentukan, dianggap suatu pemborosan. adapaun mengenai usaha untuk menghindarkan sebagai rintangan, ialah menjadi kewajiban bagi para perencana untuk berusaha meyakinkan menejer dan juga pendidikan dari menejer itu sendiri. agar tidak adanya tekanan bagi rencana yang diajukan, disamping itu rencana harus supel ( fleksible )
  7. pertimbangan - pertimbangan unsur  kemanusiaan. suatu bahaya dari kegiatan perencanaan adalah kemungkinan kurangnya pertimbangan atas unsur kemanusiaan didalam organisasi. karena tidak hanya menyangkut sesuatu yang bersifat fisik atau material saja, tetapi juga menyangkut segi kemanusiaan. kadang - kadang rencana itu mempunyai suatu efek  ( akibat ) adanya hubungan pegawai dan menejer itu sendiri. misalnya pengurangan pegawai karena memperoleh efesiensi kerja. bahaya ini dapat dikurangi dengan cara mengatakan suatu koreksi dan komunikasi bila perencanaan itu diterapkan agar dapat dicarikan pemecahannya terlebih dahulu. dengan mengadakan suatu komunikasi dan koreksi akan membantu kepada siapa akan terkena, yang kemudian akan saling menyadari atas usaha - usaha perubahan itu. mereka akan menyadari pula bahwa tujuan untuk mengembangkan rencana itu adalah demi kemajuan organisasi.

Masalah-masalah yang sering dijumpai dalam penyusunan sebuah rencana bisnis adalah : 

1. Rencana Bisnis Jangka Pendek

Umumnya rencana bisnis jangka pendek terjadi pada tahap memulai mengerjakan sebuah ide bisnis. Ketika saya iseng bertanya, gimana kedepannya, kebanyakan dari mereka menjawab bahwa untuk besok ya dipikirkan besok juga.
Nah, ini sebenarnya fatal sekali, karena sebuah bisnis dibangun tentu berharap akan tetap eksis di masa yang akan datang. Salah satu caranya ya harus dimulai dari sekarang bagaimana strategi yang pas untuk menghadapi masa yang akan datang.

2. Hanya Memiliki Satu Rencana Bisnis Saja

Kesalahan ini juga mayoritas pengusaha pemula melakukannya. Padahal dalam dunia bisnis semuanya serba tidak menentu. Mengantisipasi segala sesuatunya harus dilakukan. Ada baiknya jika dalam menyusun sebuah rencana bisnis, selalu buat beberapa rencana.
Jangan hanya satu saja, perhitungkan kemungkinan yang paling buruk yang mungkin terjadi. Lalu persiapkan alternatif rencana bisnis jika itu benar-benar terjadi. Sehingga paling tidak kita tidak begitu kaget jika hal buruk terjadi sewaktu-waktu.

3. Rencana Bisnis Hanya Sebatas Intern Saja

Sebuah rencana bisnis biasanya hanya disusun berdasar data atau informasi yang ada di dalam bisnis itu sendiri. Atau juga hanya pada perusahaan yang sedang dibangun saja. Sebaiknya susun rencana bisnis dengan mempertimbangkan tingkat persaingan pada pasar sesungguhnya.
Kumpulkan juga informasi tentang para pesaing Anda, bagaimana strategi mereka, langkah apa yang sedang mereka kerjakan dan sebagainya. Kelengkapan rencana bisnis seperti ini akan sangat membantu meringankan perjalanan bisnis teman-teman ke depan.

4. Rencana Keuangan yang Tidak Realistis

Rencana bisnis dalam membahas keuangan kebanyakan terlalu tinggi dalam ekspektasinya. Tak jarang menghitung keuntungan dengan skala dan patokan yang kurang realistis. Misalnya, jika kita mampu menjual dengan harga sekian maka kita akan untung sekian dan lain-lain.
Hitung-hitungan seperti itu memang diperlukan, namun juga harus melihat realita di pasar. Karena akan ada banyak variabel yang bisa mempengaruhi hitungan. Karena gejolak ekonomi dan keuangan global berada di luar jangkauan kita sebagai pelaku usaha.

5. Target Pasar Tidak yang Jelas Dalam Rencana Bisnis

Dalam menjalankan sebuah bisnis, kita harus jelas dalam membidik market. Siapa target yang akan kita jadikan pangsa pasar harus jelas dan detail. Dalam menyusun sebuah rencana bisnis, ini biasanya sering tertinggal atau tidak tercover dengan baik.
Sehingga ketika dalam tahap pengeksekusian, akan terjadi kebingungan bagaimana menentukan langkah yang tepat. Ini dikarenakan target market yang tidak jelas dan masih samar.

6. Terlalu Tinggi Berharap Dari Satu Rencana Bisnis

Bersikap optimis adalah sesuatu yang harus dilakukan dalam setiap langkah bisnis. Namun menaruh kepercayaan yang tinggi terhadap satu rencana bisnis adalah hal yang tidak bagus. Kenapa demikian, karena berharap terlalu tinggi dari hanya satu rencana bisnis akan membuat pikiran berhenti pada satu titik saja.
Hal ini juga menjadikan pikiran menjadi sulit untuk berkembang dan melakukan analisa terhadap berbagai kemungkinan yang akan datang. Maka ini juga satu alasan 

ADPU4442 Sistem Informasi Manajemen

  1. Mengapa penting untuk memahami sistem informasi manajemen? 2. Instrument apa saja yang dapat digunakan dalam mengukur kualitas Sistem I...